WARNETVEGAS PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
Ternate (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Ternate mengecam dugaan tindakan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis WARNETVEGASsaat menjalankan tugas peliputan pada laga BRI Super League antara Malut United FC melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3). Ketua PWI Kota Ternate, Ramlan Harun dihubungi ANTARA, Minggu, menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang. Dia menegaskan wartawan yang melakukan peliputan dalam pertandingan tersebut telah mengantongi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi. Menurut Ramlan, aktivitas jurnalistik memiliki payung hukum yang jelas melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan merupakan pelanggaran hukum. "PWI Ternate mengecam keras segala bentuk upaya menghalang-halangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Setiap orang yang menghambat kerja pers dapat dikenakan sanksi pidana dua tahun penjara sesuai UU Pers," ujar Ramlan. Ramlan juga menyoroti dugaan intimidasi verbal serta tindakan oknum yang meminta wartawan menghapus hasil liputan berupa foto dan video. Dia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers. Ia menegaskan, produk jurnalistik yang dihasilkan dalam proses peliputan tidak boleh dihapus atau disensor secara paksa oleh pihak mana pun, karena hal itu bertentangan dengan prinsip kemerdekaan pers. Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers disebutkan bahwa tindakan yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda maksimal Rp500 juta. Ketentuan tersebut merujuk pada Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) serta Pasal 18 ayat (1) yang menjamin kemerdekaan pers sekaligus melarang segala bentuk penyensoran, pembredelan maupun pelarangan penyiaran. Peristiwa dugaan intimidasi tersebut dialami sejumlah wartawan saat melakukan peliputan pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Salah satu wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Irwan, mengaku dipaksa oleh seorang oknum yang diduga merupakan ofisial tim Malut United untuk menghapus dokumentasi video yang merekam perjalanan perangkat pertandingan usai laga Malut United melawan PSM Makassar. Tidak hanya meminta penghapusan video, oknum tersebut juga diduga meminta steward stadion untuk mengusir sejumlah wartawan yang berada di tribun, meskipun mereka telah menggunakan ID Card resmi dari Super League. "Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu," teriak oknum tersebut sambil memprovokasi sejumlah suporter di sekitar lokasi. Dalam peristiwa itu, pemilik utama Malut United FC, David Glen Oei, yang berada di lokasi juga sempat menegur wartawan yang melakukan peliputan. Sementara, pimpinan media Halmahera Post, Firjal Usdek, yang turut memprotes tindakan intimidasi tersebut mengaku juga dikeluarkan dari tribun oleh sejumlah steward atas perintah ofisial tim. Menurut Firjal, keberadaan para jurnalis di tribun stadion saat pertandingan berlangsung masih sesuai dengan aturan karena mereka menggunakan ID Card resmi peliputan. "Kami di tribun menggunakan ID Card yang lengkap, kami juga tidak keluar batas," ujarnya. Firjal menilai tindakan ofisial Malut United yang meminta wartawan menghapus rekaman video sangat bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. "Kami sangat kecewa atas tindakan yang kami terima malam hari ini,” katanya. Sementara, pihak Malut United belum menyampaikan keterangan resmi terkait alasan permintaan penghapusan video oleh wartawan. Dalam pertandingan tersebut Malut United yang bertindak sebagai tuan rumah harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tim tamu PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Baca juga: Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
相关推荐
-
Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
-
Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
-
PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
-
Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
-
Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
-
Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- 最近发表
-
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- 随机阅读
-
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- Persija Jakarta gagal tempel Persib usai ditahan imbang 2
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- 搜索
-
- 友情链接